Pages - Menu

Tampilkan postingan dengan label Tips. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tips. Tampilkan semua postingan

Senin, 12 Desember 2016

Cara Mengembalikan File Yang Terhapus di Flashdisk



Cek Flashdisk, Apakah file terhapus karena virus atau bukan?
Sebelum melakukan pengembalian file yang terhapus, sebaiknya kita cek apakah file yang berada di flashdisk kita terhapus karena virus atau bukan. Lakukan langkah-langkah dibawah ini :
  1. Klik program Windows Explorer atau dengan tombol Windows+E ada keyboard
  2. Pilih drive dimana flashdisk kita berada, misal di drive F:namaflashdisk, kemudian klik kanan - Pilih properties. 
  3. Jika pada tab properties used spaces nya tidak 0 (nol), berarti file di dalam flashdisk hilang karena virus.
Cara Mengembalikan File Yang Terhapus / Tersembunyi dengan Hidden Files and folders
Setelah kita mengetahui flashdisk kita terkena virus atau bukan, maka langkah selanjutnya yakni mengecek file-file yang di flashdisk kita apakah tersembunyi/hilang saja. Kita bisa menggunakan tool yang sudah ada di windows yakni hidden files and folders yang ada di menu folder and search option.
  1. Masih di tampilan layar windows explorer, jika sudah keluar, tekan saja langsung tombol Windows+E pada keyboard.
  2. Klik menu Tab Organize - Pilih Folder and Search Options Cara Mengembalikan File Yang Terhapus di Flashdisk
  3. Setelah muncul menu bar, Klik Tab View - Klik Show hidden files, folders, and drivers - Klik OK Cara Mengembalikan File Yang hilang
  4. Sekarang anda bisa melihat di flashdisk anda, file dan folder yang terhapus/hilang mungkin sudah muncul kembali, jika masih belum muncul, anda bisa mencoba cara berikutnya dibawah ini.
Cara Mengembalikan File Yang Terhapus di Flashdisk dengan Command Prompt (CMD)
Cara alternatif lainnya untuk mengembalikan file yang terhapus/hilang yakni dengan menggunakan CMD. Ikuti tutorialnya dibawah ini :
  1. Klik Start - Ketik di Search programs and files "cmd" (tanpa tanda petik) - Pilih Programs cmdCara Mengembalikan File Yang Terhapus dengan cmd
  2. Muncul tampilan C:\windows\system32\cmd.exe - Ketik CD.. - Kemudian enter
  3. Ketikkan alamat drive flashdisk anda berada, misal di F, maka ketik F: , hasilnya C:\Users>F: - Tekan enter
  4. Ketik ATTRIB *.* -S -H -R /S /D kemudian tekan enter,maka hasilnya sebagai berikut :Cara Mengembalikan File Yang Terhapus
  5. File dan folders anda yang tersembunyi/hilang sudah muncul kembali
Cara Mengembalikan File Yang Terhapus dengan CTRL+Z
Cara cepat dan praktis untuk mengembalikan file yang terhapus dengan ctrl+z hanya butuh beberapa detik saja. Jadi, misalnya secara tidak sengaja file anda terhapus dan anda merasa kebingungan harus mencarinya dimana? Nah, biasanya file yang terhapus secara tidak permanen dengan hanya menekan tombol delete, maka file yang terhapus berada di Recycle Bin.  Cara untuk mengembalikannya, ada 2 cara cepat :
  1. Klik program Recycle Bin - Pilih files/folders yang terhapus - Klik restore this item
    Cara Mengembalikan File Yang Terhapus di recycle binCara Mengembalikan File Yang Terhapus di recycle bin
  2. Cara lainnya yakni setelah file anda terhapus secara sengaja atau tidak sengaja, langsung Klik ctrl+z. Dijamin file pasti langsung kembali. Jika belum kembali, lakukan cara diatas.
Cara Mengembalikan File Yang Terhapus Permanen
Cara mengembalikan file yang terhapus secara permanen dengan software yakni PC Inspector File Recovery. Aplikasi ini gratis dan mudah digunakan. Langkah -langkahnya sebagai berikut :
  1. Download aplikasinya terlebih dahulu disini : PC Inspector File Recovery
  2. Jika sudah di download, jalankan aplikasinya. Pilih Recovery Deleted Files - Kemudian pilih drive yang ingin di eksplorasi, misal di flashdisk, maka pilih F:namaflashdisk. - Kemudian centang warna hijau
  3. Tunggu sampai proses scanning selesai, jika file dalam status Good, maka memungkinkan untuk dikembalikan.
  4. Setelah pilih file yang ingin di restore - Klik Kanan - Save to ....
  5. Tunggu sampai proses restoring selesai
Demikianlah ulasan panduan komputer mengenai cara mengembalikan file yang terhapus di flashdisk dengan berbagai cara, baik manual maupun dengan software.

Cara Merawat PC


Cara Merawat Komputer Yang Baik- sudah menjadi kewajiban setiap para pengguna untuk selalu merawat komputer merka dengan baik agar komputer tidak rusak dan hang. apalagi dengan berbagai perangkat komputer baru di taun 2013 ini, seperti laptop, ipad, tabled dan berbagai macam perangkat canggih yang sangat hebat diminti masyarakat didunia.

Cara Merawat Komputer Yang Baik- Pada kesempatan Kali ini kami akan berbagi tips komputer kepada anda mengenai cara merawat komputer dengan baik dan benar dan tentunya lebi awet bebas gangguan beberpa penyakit yang bisa saja menyerangnya. Komputer tidak boleh hanya dipakai dan digunakan oleh kita begitu saja, komputer pun harus dilakukan perawatan pada komponen-komponennya untuk menjaga komputer agar dapat tetap bisa bekerja dan bisa terus digunakan oleh kita.



1.     Tutup/close program yang tidak perlukan
Setiap program yg diload atau dijalankan membutuhkan memory (RAM) sehingga semakin banyak program yg dijalankan semakin banyak memory yg tersita. Hal ini selain dapat menyebabkan komputer anda berjalan lambat (lelet) juga beban kerja komputer anda menjadi lebih berat yang akhirnya akan dapat memperpendek umur komponen pada komputer anda.

2.    Ventilasi yang cukup
Maksudnya adalah tempatkan monitor maupun CPU anda sedemikian rupa sehingga ventilasi udara dari tembok ke monitor / CPU cukup lebar dan udara yang masuk cukup lancar. Ventilasi yg kurang baik akan menyebabkan panas berlebihan sehingga komponen/rangkaian elektronik di dalamnya akan menjadi cepat panas sehingga dapat memperpendek umur komponen tersebut. Oleh karena itu usahakan jarak antara monitor/CPU dengan dinding/tembok minimal 30 cm. Jika perlu pasang kipas angin di dalam ruangan.

3.    Install program antivirus dan updatelah secara berkala
Untuk dapat mengenali virus-virus baru pada komputer anda sebaiknya update program antivirus anda secara berkala. Virus yang terlanjur menyebar di komputer anda dapat membuat anda menginstall ulang komputer anda. Hal ini selain membutuhkan biaya juga akan menyebabkan harddisk anda akan lebih cepat rusak dibanding apabila tidak sering diinstall ulang.

4.    Uninstall atau buang program yang tidak anda gunakan
Ruang harddisk yang terlalu banyak tersita akan memperlambat proses read/write harddisk anda sehingga beban kerja komputer anda akan lebih berat sehingga harddisk juga akan cepat rusak.

5.    Pakailah UPS/Stabilizer.
Gunakanlah UPS untuk mengantisipasi listrik mati/padam secara tiba-tiba yang dapat mengakibatkan kerusakan pada komponen komputer anda terutama pada harddisk. Jika anda tidak ada UPS, gunakanlah Stabilizer untuk mengantisipasi dan menstabilkan naik turunnya tegangan listrik.

6.     Defrag harddisk anda secara berkala.
Fungsi defrag adalah untuk menata dan mengurutkan file-file harddisk berdasarkan jenis file/data sedemikian rupa agar mempermudah proses read/write pada komputer anda sehingga beban kerja komputer anda juga akan lebih ringan yang akhirnya dapat memperpanjang umur harddisk.
Caranya klik menu Start > Program > Accesories > System Tool > Disk Defragmenter. Saat menjalankan fungsi ini tidak boleh ada program lain yg berjalan termasuk screensaver yang aktif pada komputer anda karena akan mengacaukan fungsi defrag ini.

7.    Aktifkan screensaver pada komputer anda.
Selain bersifat estetis, screensaver mempunyai fungsi lain yang penting. Monitor CRT juga televisi menggunakan fosfor untuk menampilkan gambar. Jika monitor menampilkan gambar yang sama untuk beberapa saat maka ada fosfor yang menyala terus menerus. Hal ini dapat mengakibatkan monitor anda bermasalah yaitu gambar menjadi redup/kurang jelas. Lain halnya jika monitor anda adalah LCD, LED yg sudah dilengkapi dengan energy saving, maka screensaver tidak terlalu dibutuhkan lagi. Cara mengaktifkan screensaver dapat dilakukan dengan banyak cara, salah satunya klik Start > Control Panel > Display > klik tab screensaver, kemudian pilih sesuai selera.

8.    Bersihkan Recycle Bin atau file-file sampah secara rutin
Sebenarnya file/folder yang anda hapus tidak langsung hilang dari harddisk karena akan ditampung terlebih dahulu di Recycle Bin ini dengan maksud agar suatu saat apabila anda masih membutuhkannya dapat mengembalikan lagi. Recycle Bin yang sudah banyak juga akan menyita ruang harddisk yg dapat menyebabkan pembacaan harddisk jadi lambat/lelet.

Caranya jalankannya, di Windows Explorer > klik Recycle Bin > klik File > klik Empty Recyle Bin Atau dapat menjalankan fungsi Disk Cleanup Caranya Klik Start > Program > Accessories > System Tool > Disk Cleanup > kemudian pilih drive yang mau dibersihkan > setelah itu centangilah opsi Recycle Bin kalau perlu centangi juga yang lain (seperti temporary file, temporary internet file), setelah itu klik OK.

9.    Pasang kabel ground
Casing computer terkadang nyetrum saat dipegang, pasang kabel ground untuk mengantisipasi casing nyetrum. Caranya  ambil kabel dengan panjang seperlunya, ujung satu dihubungkan dengan badan CPU (pada casing) sedangkan ujung yg lain ditanam dalam tanah. Hal ini akan dapat menetralkan arus listrik yang “nyasar” pada komputer anda menjadi hilang dan tidak menyetrum lagi dan hal ini juga dapat membuat komponen elektronik pada komputer anda lebih awet dan tahan lama.

10.    Jangan meletakkan Speaker Active terlalu dekat dengan monitor
Hal ini kedengarannya seperti hal biasa dilakukan, karena pada umumnya speker diletakkan dekat di sisi kiri monitor dan sisi kanan monitor agar terlihat lebih rapi. Namun tanpa anda sadari medan magnet yang ada pada speaker tersebut akan mempengaruhi monitor yaitu warna monitor menjadi tidak rata atau belang-belang. Dapat kami sarankan jarak speaker active anda masing-masing sebelah kiri dan kanan adalah 30cm agar medan magnet pada speaker tidak mempengaruhi warna monitor anda.

11.    Bersihkan motherboard & periferal lain dari debu secara berkala
Setidaknya enam bulan sekalilah hal ini harus anda lakukan. Buka casingnya terlebih dahulu kemudian bersihkan motherboard dan periferal lain (RAM, Video Card, Modem, Sound Card, CDR/CDRW/DVRW, kipas, dll) dengan sikat halus. Pada saat komputer tidak digunakan tutuplah komputer (monitor, CPU, keyboard/mouse) dengan cover sehingga debu tidak mudah masuk ke dalam komputer anda.